LD 19 Kencana Ungu Hitam Biasa

LD 19 Kencana Ungu Hitam Biasa
LD 19 Kencana Ungu Hitam Biasa

LD 19 Kencana Ungu Hitam Biasa
Hadir ni Bunda dengan Kualitas kain yang super Tebal, jahitan yang kuat, Kancing yang kuat akan jahitanya, tahan mesin cuci dan tak mudah luntur..emm lengkap ya Bunda. Lantas bagaimana pendetalannya, yuk lihat di bahwah ini Bun:

Bahan Santung (Batik Cap )
Longdress 19 kencana Ungu Hitam Hadir ni Bunda dengan Bahan Santung (Batik Cap) yaitu bahan yang nyaman untuk di kenakan, walapun tak sehalus dengan (batik Printing).

Terdapat Kancing Depan
Selain bahan yang begitu nyaman untuk digunakan, Daster ini dilengkapi dengan kancing yang kuat akan jahitanya. Sehingga tak mudah untuk kehilangan kancing depan Bun. Selain itu dengan 3 buah kancing depan hal ini juga mempermudah ibu-ibu untuk menyusui buah hatinya (Praktis)

Tahan Mesin Cuci
Kadang kita ada ketakutan ya Bun untuk mencuci baju, daster ataupun Longdress menggunakan mesin cuci. Karena biasanya akan rusak atau sobek, namun berbeda dengan Longdress ini Bun. Karena memiliki bahan/kain yang super Tebal longdress ini aman Bun jika mau dicuci menggunakan mesin cuci, maka tak perluh khawatir ya Bun.

Warna Yang Tak luntur
Lantas bagaimana dengan warnanya? Emm tenang Bun, untuk warnanya juga sama seperti Longdress 19 Kencana Ungu label Biru super yaitu tak mudah luntur walapun dicuci menggunakan mesin cuci.Sehingga warna akan tetap Syuantik Bun.

Ketebalan Kain
Untuk ketebalan kain memiliki kain yang super tebal Bun. Sehingga jika Bunda memiliki aktifitas yang cukup padat dan memiliki banyak gerak, bisa banget ni Bun Longdressnya. Karena banyakpun aktifitanya tak mudah sobek. Karena selain bahan yang tebal juga memiliki jahitan yang kuat.

#Catatan
Untuk semua keterangan hampir sama dengan Longdress 19 Kencana Ungu Biru Super,  Hanya yang membedakan tingkat kehalusan lebih halus Longdress 19  Kencana Ungu Biru Super. Selain Itu Label Hitam hanya keluar Batik  Cap saja.

Sekian Informasi kami & Mari Berbelanja di Tempat kami #Kasalima 

Post Author: kasalima official

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *